Recent comments

  • Breaking News

    Lulusan SMANSA Putussibau, Diterima Kuliah Di Jepang


    Juliansyah Rahmat Maulana/Iyan (18)
    Putussibau (Berita Uncak) -
    Prestasi yang mengembirakan bahwa salah satu dan satu-satunya putra terbaik Kapuas Hulu, Juliansyah Rahmat Maulana (18) yang akrap disapa Iyan, berhasil diterima dan berkuliah di University Beppu Oita Jepang.

    Iyan adalah salah satu siswa lulusan SMA Negeri 1 Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, tahun ajaran 2016/2017, yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara, dari pasangan M.Djusanuddin,S.Pd.,M.Si dan Nining Widianingsih,S.Pd, yang mana ayahnya merupakan Kepala SMANSA Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu.

    “Selaku kepala sekolah, merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa bagi sekolah SMANSA Putussibau, karena baru tahun ini ada siswa yang kuliah ke luar negeri,” tutur Didin saat ditemui media ini, Minggu (26/6).

    Walaupun kita berada di daerah yang sangat jauh dari kota besar, tapi kita masih bisa dan mampu bersaing dengan yang lainnya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMANSA Putussibau khususnya dan Kapuas Hulu pada umumnya. “Dari Indonesia ada 29 orang yang diterima kuliah di Jepang, dan Kapuas Hulu Kalimantan Barat hanya Iyan sendiri,” tutur Didin.

    Didin menjelaskan, Iyan mendapatkan beasiswa dengan melalui tes 3 kali, yaitu pembuatan essay dalam Bahasa Inggris, tes Bahasa Inggris IBT dan tes wawancara, yang mana ketiga tes tersebut menggunakan Bahasa Inggris semua. Kemarin juga tanggal 17 Juni 2016 seluruh orang tua dipanggil ke Jakarta untuk mengadakan pertemuan membahas mengenai persiapan-persiapan keberangkatan seperti mengurus visa dan paspor, karena kebetulan mulai kuliahnya pas musim dingin.

    Selaku orang tua juga, saya hanya bisa memberi dorongan dan dukungan kepada Iyan, semoga kuliah di Jepang dapat berjalan dengan lancar hingga selesai. Karena memang untuk kuliah di Jepang merupakan atas kemauan dan pilihannya sendiri, karena selaku orang tua kami tidak pernah memaksa. “Buktikan kalau kamu mampu untuk berprestasi lebih tinggi lagi,” pesannya.

    Pria kelahiran 8 Juli 1998 itu mengaku bakal berangkat bulan September ini. Sebab, ia sudah mulai masuk kuliah tanggal 17 September 2016. Banyak hal juga yang harus dipersiapkan, terutama persiapan fisik dan mental yang menjadi terpenting. “Semua sudah dipersiapkan dan merupakan tantangan berat, karena disana nantinya harus mandiri,” ungkap Iyan singkat. (Amrin)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak