Recent comments

  • Breaking News

    Salut, Demi Tugas, Polisi Ini Tinggalkan Istrinya yang Baru Melahirkan

    Sosok Bhabinkamtibmas Polsek Mentebah Brigadir Sumajaya saat tertangkap kamera ketika menghadiri acara Pemberkatan dan Peletakan Batu Pertama Gereja Santo Marius Stasi Tekalong.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Istri Bhabinkamtibmas Polsek Mentebah Brigadir Sumajaya telah melahirkan bayi laki-laki secara cesar di RSUD Achmad Diponegoro Putussibau, pada tanggal 28 Mei 2018, pukul 09.52 WIB (Dua hari lalu).

    Namun, ada yang menarik perhatian. Dimana ketika wartawan media ini sedang meliput acara pemberkatan dan peletakan batu pertama gereja Katolik Santo Marius Stasi Tekalong di Desa Tekalong, Kecamatan Mentebah, pada tanggal 30 Mei 2018 (Kemarin), tampak Brigadir Sumajaya sedang menjalankan tugas, yakni mengatur lalu lintas dan sedang berinteraksi dengan masyarakat.

    Padahal, baru dua hari istrinya usai melahirkan. Dimana semestinya dia masih berada di samping istrinya untuk mendampingi, guna mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan istrinya karena dalam kondisi yang tentunya masih lemah.

    Ketika ditanya mengapa bertugas padahal istri baru saja melahirkan? Brigadir Sumajaya mengatakan bahwa inilah yang namanya panggilan jiwa yang sudah terpatri dalam diri seorang anggota Polri.
    Brigadir Sumajaya saat mengatur arus lalu lintas.
    "Keluarga memang nomor 1 (satu). Tapi bukan berarti tugas menjadi nomor dua. Apalagi, desa Tekalong ini adalah desa binaan saya. Selaku Bhabinkamtibmas, maka saya harus tetap hadir, demi warga di desa binaan saya," tuturnya.

    Dijelaskannya, dirinya berangkat pagi dari RSUD Putussibau dengan menumpang kendaraan temannya yang juga Bhabinkamtibmas Polsek Mentebah. Namun sampai di desa Tekudak, Ia memakai kendaraannya sendiri, karena kendaraannya dititip di desa Tekudak.

    "Istri saya sekarang masih dalam perawatan di RSUD Putussibau. Namun dia aman di sana, karena ada perawat dan keluarga yang menjaganya," jelasnya.

    Ketika kembali ditanya apakah tidak mengajukan izin saat istri melahirkan?
    Sumajaya menjawab, tidak. Namun, walaupun saya tidak bertugas untuk sementara waktu, atasan paham dan mengerti, serta atasan tidak marah karena Dia tau bahwa istri saya baru melahirkan, dan perlu didampingi.

    "Sekali lagi, ini adalah panggilan jiwa. Dan saya harus  bisa membagi antara tugas dan tanggungjawab, baik tanggungjawab dengan keluarga, maupun tanggungjawab dengan tugas," ungkapnya.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad