Recent comments

  • Breaking News

    Tahun 2019, Angka Kejahatan dan Kecelakaan Turun

    Kapolres Kapuas Hulu, dan Kasdim 1206/Psb saat pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Kapolres Kapuas Hulu bersama Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1206/Psb memimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019, serta persiapan pengaman sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), bertempat di halaman Mapolres Kapuas Hulu, Kamis, (13/6/2019) pagi.

    Sedikitnya 300 orang hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya
    Staf Ahli Asisten II Setda Kapuas Hulu, perwakilan Batalyon RK 644/Wls, perwakilan KPU dan Panwaslu Kapuas Hulu, perwakilan Pengadilan Negeri Putussibau, Wakapolres Kapuas Hulu, perwakilan Dinas Perhubungan, Para Kabag, Kasat, Kasi dan Kapolsek jajaran Polres Kapuas Hulu, satu pleton Staf Polres Kapuas Hulu, satu pleton Sat Sabhara Polres Kapuas Hulu, satu pleton anggota Kodim 1206/Psb, satu pleton anggota Batalyon RK 644/Wls, satu pleton gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu, satu pleton Sat Lantas Polresa, satu pleton Sat Pol PP Kapuas Hulu dan Satu Pleton Saka Bhayangkara.

    Dalam amanat Kapolda Kalbar yang dibacakan Kapolres Kapuas Hulu menyampaikan, tujuan dilaksanakannya Apel tersebut adalah untuk mengevaluasi kegiatan Operasi Ketupat Kapuas 2019 yang sudah berlangsung mulai Rabu dini hari pada tanggal 29 Mei 2019 lalu.

    Berdasarkan hasil analisis data dari Biro Operasi Polda Kalbar per tanggal 11 Juni 2019, perbandingan Operasi Ketupat Kapuas 2018 dan 2019 untuk 4 jenis kejahatan secara umum telah berhasil menurunkan angka kejahatan dari 111 kasus di tahun 2018 dapat ditekan menjadi 71 kasus di tahun 2019.

    Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik berkat pola strategi yang tepat dalam manajemen reakayasa lalu lintas, serta aspek keselamatan berlalulintas berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional mencapai 65 persen yang semula pada tahun 2018 terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak1.492 kejadian, di tahun 2019 turun menjadi 529 kejadian.

    Untuk di Kalimantan Barat penurunan angka kecelakaan Lalu Lintas mencapai 50 persen, dimana pada tahun 2018, jumlah kejadian laka lantas sebanyak 14 kejadian dan di tahun 2018 turun menjadi 7 kejadian.

    "Menjelang dilaksanakannya sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019, harus kita sikapi bersama dengan mengambil langkah-langkah antisipasi penanggulangan serta kesiapan aspek pengamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara, khususnya, di wilayah Kalimantan Barat," kata Kapolda Kalbar dalam amanat yang dibacakan Kapolres Kapuas Hulu sebagaimana rilis yang diterima uncak.com dari Paur Subbag Humas Polres Kapuas Hulu, Kamis (13/6).

    Beberapa langkah yang telah dilakukan terkait persiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) adalah melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan sidang PHPU, pembentukan dan pelatihan pleton dan kompi pengendalian massa (Dalmas) sebanyak 707 personel yang terbagi dalam 5 kompi guna pengamanan di kantor KPU, gudang KPU, dan kantor Bawaslu, melakukan deteksi dini dan kegiatan-kegiatan yang populis di titik-titik rawan secara politik dan sosial, serta bersinergi dengan semua stake holders terkait.

    "Marilah kita bersinergi bersama untuk negara, menjaga kalbar yang sudah damai dan rukun, Kalbar yang toleran dan Kalbar yang kondusif, sehingga pembangunan bisa berjalan, program pemerintah bisa terlaksana, dan harapan masyarakat yang menginginkan Kalbar yang maju dan semakin berkibar dapat terwujud," paparnya.

    Setelah pelaksanaan apel konsolidasi tersebut, dilakukan pembuatan video pendek penolakan aksi kerusuhan dan kekerasan terkait keputusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum yang diikuti oleh seluruh peserta apel.
    [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad