Recent comments

  • Breaking News

    Ngopi Tanpa Narasi Politik (Tidak Sah)

    Taufikson/Aba (menopang dagu), Andi Ibrahim (sudut ujung), Iwan Setiawan/pemilik Cafe (acungkan jempol kiri/depan Aba) saat sedang ngobrol sambil menikmati kopi hangat bersama wartawan uncak.com (kemeja kotak-kotak hijau) di Rainbow Berkah Cafe Putussibau.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - "Ngopi tanpa narasi politik hanyalah sebatas menikmati air yang berwarna hitam saja," demikian kata Taufikson, atau lebih dikenal dengan sapaan Aba itu, kepada wartawan media ini, ketika sedang ngopi bareng di Rainbow Berkah Cafe Putussibau, Kapuas Hulu, wilayah Kalimantan Barat, Jumat (23/8/2019) sore.

    Aba, yang juga dikenal sebagai salah satu pengamat perpolitikan khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu itu memaparkan, banyak aspek yang terkandung dalam secangkir kopi, dimana, tidak hanya sekedar memiliki kafein semata.

    "Pada secangkir kopi ini, terdapat relasi bisnis, sosial, budaya, sejarah serta gaya hidup, dan yang paling dominan adalah soal politik," paparnya.

    Lebih lanjut Aba mengatakan, secangkir kopi bisa mengawali perbincangan tentang apa saja, tergantung situasi yang berkembang pada saat itu.

    "Kalau untuk saat ini kan, isu yang paling hangat diperbincangkan adalah isu politik, terutama diperbincangkan di media sosial (Facebook), yakni tentang sosok kandidat bakal calon pada Pilkada Kapuas Hulu tahun 2020 mendatang," tuturnya.

    Dimana, lanjut Aba, sudah cukup banyak sosok figur yang digadang-gadang dan diposting lengkap dengan narasi politik oleh para penggiat medsos yang dinilai layak maju sebagai calon kontestan.

    Sebab, beberapa calon kandidat yang diposting oleh warganet tersebut dianggap oleh beberapa warganet lainnya layak menjadi calon pemimpin untuk Kapuas Hulu kedepannya meski terdapat pula pro-kontra bagi sebagian warganet pada kolom komentar.

    "Komentar, baik pro maupun kontra itu biasa. Tergantung sudut pandang masing-masing warganet menilai sosok calon yang diposting," ungkap Aba.

    Sementara itu, Andi Ibrahim, mantan aktivis mahasiswa, yang terakhir disandangnya pada tahun 2013 lalu dan juga pernah menjadi Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kapuas Hulu (IPMKH) Pontianak, yang juga pemerhati politik itu, yang turut ngopi bareng, menceritakan banyak hal terkait perpolitikan di Kapuas Hulu terutama terkait calon pemimpin yang dianggapnya layak untuk memimpin Kapuas Hulu kedepan.

    Tak mau ketinggalan, turut bergabung pula pemilik cafe, yakni Iwan Setiawan (Bang Iwan).

    Bang Iwan, yang sudah mulai move on akan sengitnya kompetisi pada pilpres lalu pun turut memperbincangkan soal politik. Dimana ketika diamati dari segi obrolannya oleh wartawan media ini, tampak dirinya sangat fanatis kepada seseorang sehingga ia berharap kepada seseorang yang ia inginkan itu dapat mencalonkan diri nantinya sebagai calon Bupati Kapuas Hulu.

    Adapun Rainbow Berkah Cafe tersebut, terletak di Jalan Danau Sentarum, Kelurahan Putussiba Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat atau tepatnya di depan PDD Polnep Kapuas Hulu.

    Cafe tersebut selalu ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, baik dari kelompok mahasiswa, umum hingga para instansi pemerintahan, dan bahkan awak media (wartawan).

    Difasilitasi jaringan wifi yang berkualitas dan musik serta diapik peracik yang sudah berpengalaman dalam bidangnya yakni pemiliknya sendiri itu sangat piawai meracik berbagai menu, terutama berbagai jenis minuman kopi dan kuliner lainnya.

    Rainbow Berkah Cafe ini merupakan salah satu warkop dan kuliner yang diminati oleh masyarakat sekitar wilayah Putussibau.

    Tak hanya itu, cafe tersebut juga memiliki ciri khas kopinya yang enak dan lezat. Salah satu kopinya yang banyak diminati yaitu kopi Aming dan Asiang serta masih banyak lagi jenis kopi lainnya seperti kopi Robusta, Sidi Kalang Medan, kopi Tubruk Lampung, Expresso dan tersedia pula madu kelulut dan madu lebah asli Kapuas Hulu.

    Untuk kuliner yang paling diminati pengunjung, yakni ayam penyet, sup daging sapi, mie tiau seafood, dan masih banyak lagi kuliner favorit lainnya. [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak