Recent comments

  • Breaking News

    Camat Bersama Muspika Gencar Sosialisasikan Karhutla


    Foto : Camat serta Muspika Kecamatan Suhaid, lakukan sosialisasi pencegahan Karhutla kesetiap Desa diwilayahnya / (Amrin)
    Putussibau (uncak.com) – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan permasalahan serius yang dialami bangsa Indonesia disetiap daerah khususnya di Kapuas Hulu Provinsi Kalbar disetiap tahunnya. Karhutla juga menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan ekosistemnya serta kabut asap yang ditimbulkannya dapat merusak kehidupan.
     
    Untuk mengatasi Karhutla tersebut berdasarkan peraturan serta himbauan Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengintruksikan kepada seluruh Camat dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di 23 Kecamatan yang ada, untuk segera melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di wilayahnya.

    Menanggapi himbauan tersebut, salah satu Camat Kecamatan Suhaid Joko Kusmanto,S.H, beserta unsur Muspika dan pihak terkait lainnya langsung gencar melakukan sosialisasi pencegahan pengendalian kebakaran hutan dan lahan kesetiap desa diwilayahnya.

    “Kita bersama Muspika langsung mengadakan sosialisasi pencegahan Karhutla ini dengan cara mendatangi tiap-tiap desa yang ada,” tutur Joko, saat dihubungi media ini via telephone, Rabu (20/7/16).

    Karena ini kegiatan terpadu, maka hampir semua listas sektoral yang ada terlibat kegiatan ini, khususnya Polsek Suhaid, Koramil 1206-15 Kec.Suhaid, bahkan pihak perkebunan kelapa sawit PT.KPC pun terlibat dan Koramil Suhaid yang bertindak langsung sebagai sekretariat satuan tugasnya dalam kegiatan dimaksud, ujarnya.

    Joko menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak akibat kebakaran hutan dan lahan. Hal ini juga kita sampaikan dalam rangka mencegah terulangnya kejadian Karhutla pada tahun 2015, serta dalam rangka menghadapi musim kering dan musim berladang khususnya di Kecamatan Suhaid pada bulan Agustus sampai Oktober.

    Ditambahkannya, khusus Kecamatan Suhaid kegiatan sosialisasi Karhutla ini sudah kita laksanakan terjadwal sejak awal bulan Juli 2016 dan kalau tidak ada halangan akan selesai tanggal 25 Juli 2016. “Ada 7 (tujuh) dari 11 (sebelas) Desa yang menjadi sasaran kita dalam sosialisasi Karhutla ini, yaitu Desa Kerengas, Mantan, Menapar, Jongkong Hulu, mensusai, Laut Tawang dan kalau memungkinkan sampai ke Desa Lubuk Pengail,” ucap Joko.

    Kita juga melakukan penekanan kepada masyarakat yang pada dasarnya adalah larangan melakukan pembukaan dan pembakaran hutan dan lahan dengan cara dibakar sesuai dengan Undang-Undang PPLH Nomor 32 Tahun 2009, Undang-Undang Perkebunan Nomor 18 Tahun 2004 dan Permen LH Nomor 10 Tahun 2010, terangnya.

    “Sebenarnya kalau kita bicara dari aturan yang ada, maka tidak ada solusi mengenai Karhutla ini. Akan tetapi kita juga memahami dengan pola kerja masyarakat selama ini yang sudah menjadi tradisi (kearifan lokal) dalam pengelolaan lahannya,” cetus Joko.

    Oleh sebab itu, diharapkan kepada pemerintah daerah supaya dengan gencar melaksanakan program pertanian yang pro masyarakat. Maka sementara ini kami meminta kepada masyarakat di dalam membuka lahan agar lebih bijaksana dengan tidak melakukan dengan serentak pada waktu yang bersamaan dan tidak dalam skala yang besar serta diatur sedemikian rupa, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti polusi asap yang ditimbulkan dari kebakaran yang tak terkendali, jelasnya.

    Alhamdulillah secara umum sampai saat ini belum ada kendala, bahkan 3 (tiga) dari 7 (tujuh) desa yang menjadi sasaran kita sangat menerima dan memahami permasalahan Karhutla ini. Sebab, didesa tersebut sudah masuk program cetak sawah dari pemerintah. Sehingga pola pembukaan lahan dengan dibakar sudah mulai ditinggalkan. “Tinggal pemerintah lah yang memikirkan kedepan untuk melakukan pembinaan melalui program yang ada khususnya dibidang pertanian,” pungkasnya. 

    [ Amrin ]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad