Recent comments

  • Breaking News

    Mantap, 100 Persen Rumah Warga di Sebintang Miliki WC

    Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir beserta rombongan saat tiba di Desa Sebintang dan disambut meriah (foto: by Pieter Mario).
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Desa Nanga Sebintang, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menggelar deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau tidak membuang air besar di sembarang tempat, Senin (5/3/18).

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, SH beserta pimpinan OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Camat Kalis, Kapolsek Kalis, Danramil Manday, Kepala Puskesmas Kalis, Kepala Desa di lingkungan Kecamatan Kalis, serta warga masyarakat Desa Nanga Sebintang dan beberapa desa yang berada di sekitarnya.

    Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama antara pemerintah Desa Nanga  Sebintang dengan Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu ini berlangsung meriah. Dimulai dari prosesi penyambutan rombongan bupati secara adat setempat hingga pada pelaksanaan acara.

    Ketua Panitia Penyelenggara, Paskalis Jarop, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat sinergi yang baik antara pihak Desa Nanga Sebintang dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu serta Puskesmas Kalis.

    "Kegiatan ini sudah kami siapkan bersama-sama dengan pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kalis sejak bulan Desember 2017 lalu. Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan dari semua pihak yang mensukseskan kegiatan ini," papar Jarop.

    Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Nanga Sebintang, Davit Disel, memaparkan latar belakang kegiatan tersebut hingga bisa terselenggara.

    "Awalnya bermula dari bulan Maret 2017, dimana saat itu ada KLB Diare di Desa Nanga Sebintang yang menyebabkan kematian seorang balita berumur 10 bulan. Setelah kejadian tersebut, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kalis bergerak cepat untuk mencari penyebab KLB Diare di desa ini. Setelah disimpulkan, salah satu faktor terjadinya diare adalah kebiasaan masyarakat yang Buang Air Besar sembarangan," ujar Disel.

    Dikatakan Disel, dari kurang lebih 160 rumah di Desa Nanga Sebintang pada bulan Maret 2017 yang lalu baru sekitar 60 rumah yang sudah memiliki jamban.

    "Sehingga kemudian kami bersama-sama masyarakat dan pihak Dinas Kesehatan mencari solusi untuk mengatasi hal ini. Salah satunya adalah pengadaan jamban untuk seluruh rumah di Desa Nanga Sebintang dengan target bulan Agustus 2017  tercapai 100 persen. Tapi karna beberapa kendala baru bulan Desember 2017 kemarin rampung dan kami siap untuk melaksanakan deklarasi karena Desa Nanga Sebintang sekarang 100% rumah yang ada sudah punya WC", pungkasnya.

    Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, SH, dalam sambutannya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan deklarasi ini.

    "Saya mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada, terutama kepada Dinas Kesehatan sebagai leading sector yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan", ujarnya.

    Nasir juga mengingatkan kepada masyarakat untuk terus berusaha meningkatkan kesadaran akan pentingnya masalah kesehatan.

    "Pemerintah sudah berusaha maksimal dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, saya minta kepada masyarakat jangan sampai mengabaikan masalah kesehatannya sendiri", tegasnya.

    Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pembacaan deklarasi dari perwakilan masyarakat yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasati oleh Bupati Kapuas Hulu.

    Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan kegiatan pendukung berupa pelayanan kesehatan gratis dari Puskesmas Kalis melalui program Pelayanan Kesehatan Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Desa Nanga Sebintang, panitia mengadakan hiburan rakyat selama dua hari.

    Jurnalisme Warga: [Pieter Mario]
    Editor: [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad