Recent comments

  • Breaking News

    Mengenal Jamiadi, Sosok Pelukis Berbakat dari Kalis

    Jamiadi, siswa kelas XII IPS di SMAN 1 Kalis, warga Desa Nanga Kalis, yang merupakan pelukis muda berbakat.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Jamiadi, adalah sosok seorang pemuda asli dari Desa Nanga Kalis, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

    Dia (Jamiadi), saat ini masih duduk di bangku sekolah kelas XII IPS di SMA Negeri 1 Kalis.

    Meskipun ia masih duduk di bangku SMA, namun selama ini ia sudah banyak menorehkan prestasi di bidang seni lukis yang mengharumkan nama sekolahnya.

    Aipda Belmi H. Siallagan, S.A.P, perintis Taman Baca Ngudi Kaweruh Trans Kalis (kiri), foto bersama Jamiadi.
    Tak hanya nama sekolahnya saja yang diharumkannya, bahkan nama Kabupaten Kapuas Hulu pada umumnya.

    Bagaimana tidak, prestasi yang telah diperolehnya di tingkat Kabupaten selalu menjadi juara 1 (satu).

    Sebagaimana contoh misalnya, Jamiadi pernah juara 1 melukis dalam peringatan konservasi hutan tahun 2015 lalu. Kemudian, juara I melukis dalam memperingati Hari Anti Korupsi yang digelar oleh Kejari Kapuas Hulu tahun 2018 lalu, juga juara 1 melukis yang diselenggarakan oleh Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kapuas Hulu pada 2018 lalu, dan juara 1 melukis momentum FLS2N 2019.

    Jamiadi, Aipda Belmi, saat berfoto bersama anak-anak di Taman Baca Trans Kalis.
    Sedangkan untuk tingkat Provinsi, perlombaan yang sudah pernah diikutinya, di antaranya, lomba melukis dan motif MABM 2016 di Singkawang, lomba melukis MABM tahun 2018 di Bengkayang,
    dan terakhir pada tanggal 26 - 29 Agustus 2019 lalu mengikuti lomba Kriya FLS2N 2019 di gedung Hotel Kapuas Darma Pontianak dan berhasil menjadi juara II menyisihkan peserta dari 12 Kabupaten dan 2 Kotamadya lainnya yang ada di Kalimantan Barat.

    Selain itu, Jamiadi juga sudah tercatat dua kali membuat gallery pameran tunggal
    yaitu pada tahun 2018 di halaman Koramil Kalis dan pada tahun 2019 di halaman Hotel Uncak Kapuas. Dimana saat itu ada ratusan koleksi lukisannya terpampang berbaris rapi di halaman dan banyak laku terjual karena harga lukisannya tersebut relatif murah namun berkualitas.

    Bahkan lukisannya sudah banyak terjual di luar pulau Kalimantan.

    Ikan Arwana (Salah satu hasil karya lukis Jamiadi).
    Seiring berjalannya waktu, saat ini Jamiadi juga menerima pesanan lukisan, di antaranya lukisan keluarga, melukis panorama alam di tembok, melukis di altar gereja, melukis Taman Kanak-kanak dan lain sebagainya.

    "Sejak Kecil anak saya ini berbakti kepada orang tua dan memang hobinya melukis. Waktu dia duduk di bangku SD, kami belum cukup punya uang untuk beli kanvas. Saat itu dia hanya melukis di buku gambar dan saya lihat lukisannya lumayan bagus, bahkan saat itu depan rumah habis di lukisnya. Sejak saat itu saya memotivasinya," ujar Hasim, Ayah Jamiadi kepada uncak.com, Jumat (6/9/2019).

    Dijelaskannya, disamping melukis, saat ini Jamiadi juga menularkan ilmunya dengan mengajari anak-anak di Taman Bacaan Ngudi Kaweruh Trans Kalis, yang mana Taman bacaan itu dirintis oleh Bapak Belmi anggota Polres Kapuas Hulu. Mereka satu visi mencerdaskan anak bangsa dan juga manggali seni dan bakat.

    "Hasil karya lukisan anak saya saat ini bisa dilihat di Gallery Cafe Borneo J Putussibau tepatnya di samping SPBU Putussibau Kota. Bagi yang berminat dan mau membeli lukisan anak saya Jamiadi, silahkan datang ke Cafe Borneo J," terang Hasim.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak