Recent comments

  • Breaking News

    Wujudkan Kemandirian Desa melalui Lokakarya Replikasi Inovasi Desa

    Suasana saat Lokakarya Replikasi Inovasi Desa (Foto/dRe).
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menggelar Lokakarya Replikasi Inovasi Desa, bertempat di Aula Kantor Camat Putussibau Selatan, Selasa (8/10) kemarin.

    Lokakarya claster Putussibau Selatan itu, juga diikuti oleh Kecamatan Putussibau Utara, Bika, dan Embaloh Hilir.

    Acara itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas Hulu, Alipiansyah.

    Hadir dalam acara tersebut, Camat Putussibau Selatan, aparatur desa, Tenaga Ahli dan Pendamping Desa.

    Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Kapuas Hulu, Dedy Hari Suprianto mengatakan, dilaksanakannya lokakarya tersebut merupakan kerjasama antara Tim Inovasi Kabupaten dengan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep).

    “Polnep sebagai lembaga resmi yang mempunyai tujuan yaitu pengabdian terhadap masyarakat mempunyai visi dan misi yang sama dengan Program Inovasi Desa, terutama untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat melalui inovasi yang menjadi prioritas pembangunan dan teknologi tepat guna di desa nya masing-masing,” ungkap Dedi

    Dedi berharap, dengan kerjasama itu, dapat memaksimalkan penggunaan dana desa di APBDes tahun 2020 mendatang.

    Dijelaskan Dedi, dalam lokakarya tersebut ada beberapa tahap, pertama mempertemukan permintaan dan persediaan antara instansi asal dan instansi penerima transfer inovasi.

    “Kemudian tahap kedua menentukan ruang lingkup, merancang metode dan menyusun rencana kerja transfer. Sedangkan tahap selanjutnya melakukan adaptasi ke dalam lingkungan instansi penerima. Kemudian terakhir melaksanakan dan mengevaluasi transfer,” jelas Dedy.

    Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Hulu, Alipiansyah mengharapkan kepada Kepala Desa agar segera merespon akan kebutuhan prioritas masyarakat di wilayah masing-masing, yakni melalui Program Inovasi Desa.

    “Melalui Inovasi Desa ini desa bisa dengan cepat mereplikasi apa yang sangat menjadi kebutuhan desa,” tegas Alpiansyah.

    Alipiansyah juga mengingatkan akan pentingnya peningkatan Kapasitas 4 (empat) Pilar yang menjadi kunci Kemandirian Desa yaitu Aparat Desa, BPD, PKK dan BUMDes, agar selalu berusaha berinovasi.

    “Untuk Meningkatkan kapasitas diri agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat desa,” pungkasnya.

    Kegiatan tersebut menghadirkan 4 (empat) narasumber dari Polnep, diantaranya Topan Prihantoro dan Sutrisno Dosen Jurusan Teknik Mesin, kemudian Rusman dan Wendhi Yuniarto merupakan dosen Jurusan Teknik Elektro. Hadir juga Andre Kuncoro Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna.

    Sebagaimana dijadwalkan, claster lokakarya Replikasi Inovasi desa di Kapuas Hulu dimulai dari Tanggal 7 - 10 Oktober 2019, terdiri dari dua Tim, yakni Tim A  Claster Badau, tanggal 7 Oktober, kemudian Putussibau Selatan pada 8 Oktober, kemudian Kecamatan Mentebah pada 9 Oktober  yang ditangani  TA PMD dan TA TTG.

    Sedangkan Tim B, Kecamatan Silat Hilir  Tanggal 7 Oktober, Kecamatan  Semitau  Tanggal 8 Oktober dan Kecamatan Hulu Gurung pada 9 Oktober yang ditangani  TA ID dan TA PP.

    Terakhir kata Dedy, pada 10 Oktober besok Tim A dan B akan bertemu di Kecamatan Jongkong.

    Penulis: Tim Liputan (dRe)
    Editor  : Noto

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad