Recent comments

  • Breaking News

    Sempat Viral di Medsos, Akhirnya Akun FB Sabda Klarifikasi ke DPRD Kapuas Hulu

    Dedi alias "Sabda" (tengah) saat menemui langsung ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi dan Wakil ketua DPRD Kapuas Hulu Razali, Selasa (7/9/2021).

    KAPUAS HULU, Uncak.com -
    Sempat viral dan jadi perbincangan publik di media sosial khususnya Facebook, terkait cuitan akun atas nama SABDA yang mengkritik institusi atau lembaga DPRD Kapuas Hulu dengan bahasa serta kalimat yang dianggap kurang pantas sehingga membuat lembaga serta seluruh anggota DPRD Kapuas Hulu merasa tersinggung atas bahasa yg disampaikannya.

    Dimana, Kamis (2/9/2021) lalu, akun atas nama SABDA membagikan link berita yang dimuat oleh salah satu media online ke beranda facebooknya disertai dengan keterangan tulisannya yang mengkritik tapi ada bahasa yang dianggap menyinggung serta menghina sebuah lembaga DPRD Kapuas Hulu.

    Menanggapi cuitannya yang sempat Viral diperbincangkan di medsos, Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi langsung meminta akun atas nama SABDA mengklarifikasi pernyataannya kepada pihak DPRD Kapuas Hulu untuk meminta maaf. Dan jika tidak ada klarifikasi dari akun tersebut akan dilaporkan kepada pihak polisi untuk diproses akun tersebut.

    Akhirnya pada Selasa (6/9/2021) akun atas nama SABDA mendatangi kator DPRD Kapuas Hulu untuk menyampaikan permintaan maaf dan langsung diterima oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi dan Razali.

    "Benar hari ini akun atas nama SABDA sudah datang menemui kita di kantor untuk meminta maaf serta mengklarifikasi cuitannya di medsos Facebook beberapa waktu lalu," kata Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi kepada media ini, Selasa (7/9/2021).

    Ternyata akun atas nama SABDA yang selama ini banyak dipertanyakan publik merupakan warga Kapuas Hulu juga, dan yang bersangkutan juga kita kenal walau jarang ketemu, tuturnya.
    "Yang bersangkutan bernama Dedi warga Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu," terang Kuswandi.

    Lebih lanjut Kuswandi menjelaskan, dimana yang bersangkutan mengakui kesalahannya dan khilaf karena hanya membaca judul saja serta langsung membagikannya ke Facebook tanpa membaca serta memahami terlebih dahulu dari isi beritanya, jelas Kuswandi.
    Akun Facebook an. SABDA saat menemui Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Selasa (7/9/2021).

    "Intinya kami menerima itikad baik dari Dedi dengan mengakui kesalahannya dan kami dari DPRD Kapuas Hulu juga menerima permintaan maafnya dan permasalahan ini sudah selesai," ujar Kuswandi.

    Selain itu, Kuswandi juga meminta kepada publik serta masyarakat Kapuas Hulu khususnya, agar dapat bijak dalam bermedsos. Dalam menyampaikan kritikan dan masukan terutama di medsos tentu dibutuhkan bahasa yang santun dan baik agar apa yang disampaikan bisa dipahami oleh semua pihak," ucapnya.

    "Saya berharap ini sebagai pembelajaran kita semua dalam menyampaikan kritikan terutama di medsos dan tidak ada lagi "Sabda-Sabda" lainnya," harap Kuswandi.

    Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Razali menambahkan, bahwa kami sebenarnya bukan anti kritikan, namun dalam menyampaikan kritikan baik saran serta masukan tentu ada mekanismenya serta bahasa yang santun, sehingga kita semua bisa memahaminya, apalagi disampaikan di medsos, tentunya akan mengundang polemik yang tidak baik.

    "Intinya kami dari DPRD Kapuas Hulu tidak alergi dengan kritikan. Kami juga sangat mengharapkan kritikan, saran serta masukan dari semua elemen yang sifatnya untuk kebaikan kita bersama", ujarnya.

    Selain itu yang bersangkutan juga sudah kami minta menghapus postingannya di Facebook dan yang bersangkutan juga bersedia menghapus postingannya serta menyampaikan klarifikasi permintaan maaf di Facebook terkait cuitannya, ungkap Razali singkat. (Amr)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak