Recent comments

  • Breaking News

    Kapuas Hulu Duduki Peringkat 11 di POPDA Kalbar

    Atlet POPDA Kabupaten Kapuas Hulu.
    PONTIANAK, UNCAK.com -
    Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Pontianak, telah usai.

    Dalam ajang tersebut, puluhan atlet pelajar dari Kabupaten Kapuas Hulu diturunkan untuk berkompetisi.

    Terdapat empat cabang olahraga (cabor) yang diikuti, yakni basket, sepakbola, bola voli putri dan sepak takraw.

    Untuk cabor basket, Kapuas Hulu gugur pada penyisihan grup (tanpa kemenangan), cabor sepakbola gugur pada penyisihan grup (1 kali seri dan 1 kali kalah), cabor bola voli putri gugur pada 8 besar (kalah melawan Kabupaten Melawi), sedangkan cabor takraw meraih posisi 4 (kalah melawan Kota Pontianak).

    Kontingen POPDA Kapuas Hulu.
    Atas hasil tersebut, Kabupaten Kapuas Hulu menduduki peringkat 11 dari 14 Kabupaten/kota. Adapun tahun lalu, Kabupaten Kapuas Hulu menduduki peringkat 9.

    Ketua Kontingen POPDA Kabupaten Kapuas Hulu, yang juga Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto, mengatakan, kondisi tersebut tentu menjadi bahan evaluasi bersama, sekaligus menjadi pengingat bahwa persaingan olahraga pelajar di Kalimantan Barat semakin kompetitif dan menuntut pembinaan atlet yang lebih terencana, berkelanjutan, dan berkualitas. 

    "Meski hasil yang diperoleh belum sesuai harapan, semangat juang para atlet, pelatih, dan ofisial tetap patut diapresiasi. Mereka telah membawa nama baik Kabupaten Kapuas Hulu dengan dedikasi, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan," ujar Ade Hermanto, dihubungi Minggu (28/6/2026).

    Menurut Ade, prestasi tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari pengalaman, mental bertanding, dan proses pembinaan yang akan menjadi bekal menuju kompetisi berikutnya.

    "Ke depan, hasil POPDA Tahun 2026 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Kapuas Hulu. Diperlukan sinergi yang lebih erat antara pemerintah daerah, sekolah, induk organisasi cabang olahraga, pelatih, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pembinaan sejak usia dini, meningkatkan frekuensi kompetisi lokal, memperkuat program talent scouting, serta menyediakan dukungan sarana dan prasarana yang memadai," jelasnya.

    Dijelaskannya lebih lanjut, dengan evaluasi yang menyeluruh dan komitmen bersama, diharapkan Kabupaten Kapuas Hulu mampu bangkit dan kembali bersaing secara lebih kompetitif pada POPDA yang akan datang.

    "Semoga capaian tahun ini menjadi pijakan untuk melahirkan atlet-atlet pelajar yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kapuas Hulu di tingkat provinsi maupun nasional. Kegagalan hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk membangun prestasi yang lebih besar di masa depan," ungkap Ade Hermanto. (Nt)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    kmiklan
    kmiklan

    Post Bottom Ad