Recent comments

  • Breaking News

    Saat Berburu Burung, Warga Kecamatan Kalis Tewas Terjatuh dari Pohon

    Jasad korban dari hutan saat dibawa ke kediamannya.
    Polsek Kalis saat olah TKP
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Seorang perempuan atas nama Susiana Ida mendatangi Polsek Kalis, Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 12.04 WIB (tengah hari).

    Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan hilangnya suaminya atas nama Damianus Seman (42), warga Dusun Linda Pangan, Desa Rantau Kalis Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

    Yang bersangkutan diperkirakan hilang di dalam hutan yang berada di Dusun Lunsa Pangan, Desa setempat.

    Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek Kalis mendatangi Desa tersebut.
    Jasad korban saat dimandikan
    Diperoleh informasi bahwa korban yang diduga hilang, pergi ke hutan sejak Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 07.00 (pagi).

    Tujuannya pergi ke hutan untuk berburu atau mencari burung. Selain itu, juga untuk melihat pukat burung (jerat) burung yang sudah dipasang beberapa hari sebelumnya di hutan tersebut.

    Namun, saat di perjalanan, sekitar pukul 12.15 WIB, pelapor dihubungi keluarganya dan menyampaikan bahwa suaminya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

    Mendengar informasi tersebut, anggota Polsek Kalis langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di mana mayat ditemukan.

    setelah tiba di TKP, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, dimana sebagian wajah dan kepala sudah membusuk.

    Diperkirakan korban meninggal pada hari Jumat (5/7/2019).

    Dari hasil olah TKP, ternyata korban jatuh dari atas pohon beringin atau kayu ara dengan ketinggian diperkirakan 50 meter, karena setelah dilihat ke atas pohon tersebut, senapan angin dan pukat masih tergantung di atas pohon tersebut.

    Selanjutnya keluarga dan anggota Polsek Kalis membawa korban ke kediamannya yakni ke Dusun Lunsa Pangan.

    Keluarga korban pun menyatakan penolakan untuk dilakukan visum dan outopsi, sebab pihak keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut karena merupakan musibah.

    Penulis: Abdul Azis Harahap
    Editor   : Noto

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad