Recent comments

  • Breaking News

    Sosok Sekcam Tegas di Perbatasan, Larang Keras Praktek Judi Bola

    Aquarius Medang, Sekcam Empanang (tengah), saat memberi imbauan kepada para pemain yang akan segera bertanding pada pertandingan sepak bola dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 (Foto/Iskandar Abe). 
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Aquarius Medang, S.Pd, di mata warga masyarakat setempat, adalah sosok muda yang energik, dingin namun tegas, bersahaja, dan mempunyai pemikiran maju dengan ide-idenya yang terbilang brilian.

    Menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yakni salah satu Kecamatan yang berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia itu, juga adalah kawan bagi kaum tua, dan sahabat buat kaum muda.

    Meski belum genap menjabat dua tahun sebagai Sekcam Kecamatan Empanang, namun beliau sudah mampu memberikan banyak perubahan ke arah yang jauh lebih baik dari sebelumnya buat Kecamatan Empanang.

    Pemikiran cemerlangnya itu bisa dibuktikan dalam pidatonya ketika akan dimulainya pertandingan sepak bola yang mempertemukan antara Dusun Tikul Batu vs Kantuk Asam, di lapangan sepak bola Nanga Kantuk, Rabu (14/8/2019) sore.

    Aquarius Medang mengatakan dengan lantang tanpa keraguan kepada para pemain untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportifitas dalam bermain.

    Beliau juga menyatakan dengan tegas kepada para pemain, para supporter, dan para penonton, bahwa sepak bola bukanlah arena judi, melainkan pencarian bibit yang berbakat dan berkualitas.

    "Ketika anda-anda ingin berjudi, silahkan anda berjudi di tempat sabung ayam atau di arena khusus judi. Jangan sampai membawa-bawa sepak bola untuk praktek judi. Jika ada yang didapati salah satu yang berjudi (bertaruh bola), maka pihak panitia tidak akan segan-segan memberikan tindakan," tegas Medang.

    Menurut Medang, keramaian sepak bola tersebut akan dihentikan apabila ada praktek judi di dalamnya.

    Tidak hanya itu, ia juga akan memberikan sanksi kepada pelaku judi, untuk menggantikan semua kerugian yang sudah panitia keluarkan.

    "Keramaian harus dihentikan apabila ada praktek judi di dalamnya. Dan pelaku juga akan dikenakan sanksi tegas, dengan mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak panitia," ungkapnya.

    Sebagaimana diketahui, keramaian pertandingan sepak bola tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 Tahun 2019. [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad