Recent comments

  • Breaking News

    Pihak Sekolah Diharapkan Selalu Mengawasi dan Menjaga Keselamatan Peserta Didik

    Suasana saat upacara bendera di SMAN 1 Putussibau.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - SMA Negeri 1 (SMANSA) Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, melaksakan upacara pengibaran bendera, Senin (7/10/2019) lalu.

    Rutinitas setiap hari Senin itu dengan suasana sedikit berbeda karena yang menjadi Pembina Upacara kali ini adalah Kapolres Kapuas Hulu AKBP RS. Handoyo, M.Si.
    Kapolres Kapuas Hulu, saat menjadi pembina upacara di SMANSA Putussibau.
    Upacara dilaksanakan di lapangan SMA Negeri 1 Putussibau, dihadiri oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru, dan Staf TU beserta seluruh pelajar SMA Negeri 1 Putusibau.

    Pihak sekolah menyiapkan penyelenggaraan upacara dengan khusus yakni dilengkapi dengan iringan Drum Band The Glorious SMANSA.

    Para dewan guru SMANSA Putussibau, foto bersama Kapolres Kapuas Hulu beserta anggotanya.
    Upacara berjalan lancar dan khidmat. Dimana seluruh peserta mengikuti upacara dengan tertib.
    Para siswa-siswi yang bertugas dalam upacara tersebut.
    Kedatangan Kapolres Kapuas Hulu itu dalam rangka menghimbau kepada para siswa untuk tidak ikut serta dalam demomstrasi yang dapat berpotensi terciptanya suasana ricuh dan anarkis.

    "Diharapkan kepada pihak sekolah untuk selalu mengawasi dan menjaga keselamatan peserta didik di luar maupun di dalam lingkungan sekolah agar tidak terlibat aksi-aksi yang berpotensi kekerasan. Pihak sekolah juga harus saling berkordinasi dengan orang tua siswa untuk memastikan putra/putrinya mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Bagi siswa juga harus mampu berpikir kritis dan memilah mana yang baik dan mana yang tidak dan tidak mudah terprovokasi terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan menyesatkan," pesan Kapolres Kapuas Huku saat penyampaian amanat pembina upacara.

    Himbauan langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran nomor 9 tahun 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik dalam Aksi Unjuk Rasa yang Berpotensi Kekerasan oleh Menteri Pendidkan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

    Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Putussibau Mochamad Djusanudin, S.Pd, M.Si mengatakan, pihak sekolah sangat berterimakasih atas kedatangan Kapolres Kapuas Hulu, karena dengan kedatangan beliau sangat membantu meyakinkan peserta didik bahwa ikut serta dalam aksi ujuk rasa sangat berbahaya bagi keselamatan dan keamanan mereka.

    "Pihak sekolah sangat membutuhkan dukungan dari pihak kepolisian terkait tanggung jawab sekolah dalam menjaga keselamatan dan keamanan peserta didik," ujar Djusanudin usai upacara.

    Penulis: Jurnalisme SMANSA (Fajar Bahari)
    Editor  : Noto

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad