Recent comments

  • Breaking News

    Mumpuni Soal Birokrasi, Suhardi Yakin Kapuas Hulu Lebih Maju di Tangannya

    H. Suhardi, S.Sos, M.M, Bakal Calon Bupati Kapuas Hulu.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Bukan kebetulan, seorang birokrat murni maju sebagai Calon Bupati.
    Karena urgensi daerah dan masyarakat sendiri yang membutuhkan pelayanan roda ekonomi yang bergerak demi mengantarkan masyarakat mencapai kesejahteraan.

    Suhardi, saat mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon Bupati Kapuas Hulu ke DPC Partai Golkar.
    Normatifnya, birokrasi adalah keteraturan dan kepastian, bukan keruwetan dan kelambanan. Tidak ada seorang manusia yang hidup dalam sebuah negara modern mana pun di dunia ini yang tidak pernah berhadapan dengan birokrasi.

    Suhardi, foto bersama relawan dan Pengurus Partai Golkar Kabupaten Kapuas Hulu.
    Birokrasi adalah kehadiran negara di hadapan warga negaranya. Birokrasi adalah penanda pengakuan kedaulatan negara oleh warga negaranya. Tidak ada urusan negara, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat oleh negara yang tidak melibatkan birokrasi.

    Bisa jadi, birokrasi terkesan lamban dan berbelit-belit, tapi proses itu bisa diperbaiki dan direformasi dari waktu ke waktu. Tanpa birokrasi, manusia modern, civil society, bakal kehilangan kepastian hidupnya. Masalah ini tentu saja bisa dipahami betul oleh seorang birokrat murni.

    Sebab, birokrat murni paham betul karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan dan kepastian pelaksanaan aturan.

    Realitanya, dinamika masyarakat selalu bergerak lebih cepat dari kemampuan birokrasi mengendalikannya.

    Tuntutan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang mengikuti perubahan-perubahan di tingkat nasional bahkan internasional.

    Itu benar. Dan itu ibarat pedal gas dalam sebuah mobil. Sementara birokrasi adalah pedal remnya. Mobil melaju karena pedal gasnya yang harus diinjak terlebih dahulu. Setelah melaju, saat kita perlu mengurangi kecepatan, kita harus menginjak rem. Pemegang kemudinya adalah leadership yang tahu ke mana tujuannya, kapan harus berbelok, kapan harus menginjak gas lagi dan kapan harus menginjak rem lagi.

    Bayangkan saja jika sebuah mobil tanpa gas dan rem, dan pemegang kemudi yang mahir dan tahu ke mana arah yang ditujunya.

    Masyarakat sungguh beruntung mempunyai calon birokrat murni. Apalagi jika berpasangan dengan pengusaha. Maka roda ekonomi bisa bergerak lebih cepat karena investasi. Karena investasi identik dengan bisnis dan pengusaha. Dimana muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

    Terkait birokrat murni, terdapat pada Bakal Calon (Balon) Bupati Kapuas Hulu, H. Suhardi Amiruddin, S.Sos, M.M, dirinya maju mencalonkan diri sebagai Bupati Kapuas Hulu pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

    Suhardi, foto bersama relawan dan pengurus DPC Partai Golkar Kabupaten Kapuas Hulu usai mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon Bupati Kapuas Hulu.
    Suhardi mengatakan, dirinya sangat serius maju sebagai calon Bupati Kapuas Hulu. Dimana dia bukanlah seseorang yang dijadikan alat politik untuk memecah suara pada Pilkada mendatang apalagi dibilang boneka.

    "Saya serius mencalonkan diri sebagai Bupati Kapuas Hulu untuk Pilkada 2020 mendatang," tegas Suhardi kepada wartawan di Hotel Grand Banana Putussibau, usai mengembalikan berkas pendaftaran Calon Bupati Kapuas Hulu ke DPD Partai Golkar Kapuas Hulu, Kamis (5/12/2019) sore.

    Suhardi yang memiliki pengalaman di birokrasi pemerintahan selama 30 tahun itu, meyakini bahwa dirinya siap memimpin Kapuas Hulu karena pengalamannya di birokrasi sangat mumpuni.

    Dimana, saat ini ia menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Sekadau.

    Suhardi yang merupakan putra daerah asli Kapuas Hulu itu juga pernah merintis karier di Kapuas Hulu mulai dari tenaga honor daerah di daerah kelahirannya itu selama puluhan tahun.

    "Saya asli berasal dari Kapuas Hulu. Namun karena selaku abdi negara, saya saat ini bertugas di Kabupaten Sekadau, tapi saya tahu betul kondisi Kapuas Hulu dari segala bidang secara keseluruhan," tutur Suhardi.

    Menurut Suhardi, pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kapuas Hulu masih perlu terobosan baru dalam mendongkrak ekonomi masyarakat, sehingga masyarakat tidak ada keraguan dalam menjalankan usaha dan pekerjaannya.

    "Itu merupakan salah satu contoh kecil persoalan yang dihadapi masyarakat Kapuas Hulu di bidang ekonomi, belum lagi sektor lain," papar Suhardi.

    Suhardi menegaskan, untuk memimpin suatu daerah perlu orang yang memiliki pengalaman di birokrasi, karena untuk menjalankan program pembangunan perlu orang yang paham betul dengan pemerintahan.

    "Saya siap menjawab segala pertanyaan masyarakat Kapuas Hulu selama ini terkait masalah di segala bidang, baik bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan bidang-bidang lainnya terutama Sumberdaya manusia (SDM)," ungkap Suhardi. [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Imlek Imlek

    Post Bottom Ad

    Imlek