Recent comments

  • Breaking News

    Presiden Dayak Imbau Masyarakat Adat Dayak Ikuti Program Vaksinasi

    Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Drs. Cornelis, MH.

    PONTIANAK, Uncak.com - Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Drs. Cornelis, MH, menghimbau kepada masyarakat adat Dayak, untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang telah diprogramkan oleh pemerintah Indonesia demi memutus mata rantai COVID-19 yang melanda Dunia saat ini termasuk Indonesia.

    "Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat adat Dayak untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang telah diprogramkan oleh pemerintah Indonesia demi memutus mata rantai COVID-19. Jangan takut untuk menerima vaksin COVID-19, karena vaksin ini aman untuk digunakan dan saya sendiri telah menerima suntikan vaksin COVID-19," ujar Cornelis, dihubungi media ini, Senin (5/4/2021).

    Cornelis memaparkan, dirinya sendiri sudah dua kali menerima vaksinasi COVID-19, dimana mulai dari yang pertama hingga yang kedua kalinya, dirinya tidak mengalami gejala-gejala penyakit seperti sakit kepala, muntah mual, sakit perut atau pun perubahan lain dalam dirinya.

    "Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi COVID-19," jelas Cornelis.

    Cornelis juga meminta masyarakat Adat Dayak untuk tidak terpengaruh dengan berita-berita bohong atau hoax yang menyatakan vaksin Sinovac tidak baik digunakan.

    "Jangan pernah terpengaruh dengan berita-berita bohong atau hoax tentang vaksin Sinovac yang selama ini menyebar di kalangan masyarakat. Hilangkan stigma yang telah mempengaruhi pola pikir diri kita, sebab pemerintah tidak akan mungkin menyakiti masyarakatnya sendiri. Namun, meskipun sudah menerima suntikan vaksin COVID-19, kita tetap wajib mematuhi protokol kesehatan COVID-19, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilisasi dan interaksi," ungkap Cornelis. [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad