Recent comments

  • Breaking News

    SD Inpres Era Soeharto di Kapuas Hulu Tutup


                        Petrus Kusnadi 

    KAPUAS HULU - Di Kabupaten Kapuas Hulu terdapat beberapa sekolah Inpres era Soeharto yang sudah tutup karena tidak ada murid. 

    "Di Batang Lupar itu ada 2 SD Inpres yang tutup 3 tahun lalu yakni di Kedungkang dan Kelayam karena tak ada murid," kata Petrus Kusnadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Senin (27/12/2021). 

    Kusnadi mengatakan, bahkan ada juga beberapa sekolah lagi yang bakal terancam tutup karena tak ada murid. 

    "Yang terancam tutup itu SDN di Landau Ipo Nanga Awin karena muridnya juga tidak ada," ujarnya. 
    Sekolah yang banyak tutup tersebut memang dari zaman Inpres Soeharto, dimana dulu sekolah dibangun konsepnya ialah untuk pemberantasan buta huruf sehingga sekolah di setiap kampung itu ada. 

    "Kalau sekarang itukan sudah beda, kita tidak bisa melakukan pembangunan gedung sekolah jika tidak dilengkapi sarana dan prasarana nya," jelasnya. 

    Lanjut Kusnadi, bahkan saat ini ada juga yang berdekatan namun muridnya sangat sedikit sehingga sekolah ini perlu digabungkan. 

    "Seperti di Melapi itu ada beberapa sekolah yang muridnya sedikit dan perlu digabungkan," tuturnya. 
    Kusnadi mengatakan kesenjangan pendidikan masih terjadi di Kapuas Hulu. Menurutnya pengadaan sekolah berasrama dapat menjadi solusi.

    "Pendekatannya yang dipilih adalah sekolah berbasis asrama, sekolah satu atap. Itu dari SD sampai SMA jadi sekali membangun, langsung berinvestasi," ujarnya. 

    Pembangunan sekolah berasrama itu dilakukan dengan melihat faktor geografis dan demografi penduduk. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kata dia, harus melihat peta sebaran penduduk untuk membangun sekolah berasrama.

    "Kalau kita bangun sekolah, itu investasinya harus dihitung. Pertama ditempatkan di daerah yang satuan keluarganya relatif banyak, maka sekali membangun itu menampung banyak keluarga yang punya anak usia sekolah. Itu harus dilakukan dengan melihat profil dan struktur penduduk di Kapuas Hulu.

    Artinya, pembangunan sekolah di Kapuas Hulu tidak lagi hanya membangun satu-satu per jenjang pendidikan. Sekolah berasrama secara tidak langsung akan memfasilitasi anak untuk terus sekolah.

    "Jadi bisa menekan angka putus sekolah, mereka tinggal di asrama itu bisa terjamin," pungkasnya. (rin) 

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak