Recent comments

  • Breaking News

    9 Wartawan Kapuas Hulu Akan Jalani Rapid Test

    Beberapa wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu, saat bersilaturahmi dengan Kapolres setempat pada akhir Desember 2019 lalu, sebelum dilanda Pandemi COVID-19.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Perasaan deg-degan menyelimuti 9 (sembilan) wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

    Bagaimana tidak, setelah mengetahui bahwa pada Sabtu (2/5/2020) besok, sembilan orang wartawan tersebut rencananya akan menjalani pemeriksaan rapid test.

    "Sembilan orang wartawan yang bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu, yang akan menjalani pemeriksaan rapid test tersebut yakni Muhammad Fiqri Timotius, Noto Sujarwoto, Sahirul Hakim, Yohanes Santoso, Anderias, Taufik, Syapari, Didimus Mika Suka dan Bayu Hari Widodo," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto, kepada sembilan wartawan tersebut, Kamis (30/4/2020) kemarin.
    Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto.
    Dikatakan Ade, pemeriksaan rapid test terhadap sembilan orang wartawan tersebut akan dilakukan di Posko COVID-19 Puskesmas Putussibau Selatan.

    "Hari Sabtu, pukul 09.00 WIB, diharapkan kepada sembilan orang wartawan tersebut harus sudah berada di Puskesmas Putussibau Selatan, untuk menjalani pemeriksaan rapid test," kata Ade.

    Ade menyarankan kepada sembilan orang wartawan yang akan di-rapid-test tersebut, agar tidak takut atau khawatir untuk menjalani pemeriksaan rapid test.

    "Sebagai saran, sebaiknya tidak usah takut. Sebab, jika hasilnya cepat diketahui, maka kita bisa cepat mengambil langkah antisipasi. Upaya ini membuktikan bahwa kita sangat menyayangi keluarga terdekat kita terutama anak dan istri di rumah," ungkap pria tampan itu.

    Sementara itu, Muhammad Fiqri Timotius, yang merupakan wartawan Kantor Berita Nasional (ANTARA) Biro Kalimantan Barat, yang bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu menyatakan kekhawatirannya terkait akan menjalani pemeriksaan rapid test tersebut.

    "Saya bukan takut atau khawatir dengan hasil pemeriksaan rapid test-nya, tapi takut jarum suntiknya," kata Timotius sembari tertawa nyengir.

    Pada kesempatan yang sama, wartawan Tribun Pontianak Biro Kapuas Hulu, Sahirul Hakim menyarankan kepada teman-teman wartawan yang akan menjalani pemeriksaan rapid test tersebut, supaya menyiapkan mental.

    "Kita harus menyiapkan mental untuk menghadapi  jarum suntik. Selain itu, kita juga harus menerima apa pun hasil dari pemeriksaan rapid test tersebut nantinya," tegas Hakim.

    Pada kesempatan yang sama pula, teman-teman wartawan lainnya, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, yang telah berkenan memfasilitasi para wartawan yang bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu, untuk dilakukan pemeriksaan rapid test.

    "Saya sangat setuju, dimana kenyataan harus dihadapi, agar menemukan solusi dan kebaikan bersama. Terimakasih yang tak terhingga kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu yang telah peduli terhadap kami," ucap wartawan harian Suara Pemred Kalbar, Syapari.

    Adapun enam dari sembilan orang wartawan tersebut, selain Muhammad Fiqri Timotius, yang merupakan wartawan Kantor Berita Nasional (ANTARA) dan Sahirul Hakim yang merupakan wartawan Tribun Pontianak, serta Syapari wartawan harian Suara Pemred Kalbar, ada pula Noto Sujarwoto, yang merupakan Pemimpin Redaksi (Pemred), yang sekaligus wartawan uncak.com.

    Selain itu, Yohanes Santoso wartawan harian Berita Khatulistiwa (Berkat), Anderias wartawan Pontianak Post, Taufik wartawan Pena Kapuas, Didimus Mika Suka wartawan RuaiTV Pontianak dan Bayu Hari Widodo wartawan menaratoday.com.

    Sebagaimana diketahui, wartawan (Jurnalis), merupakan salah satu profesi yang rentan terpapar Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sedang mewabah saat ini di penjuru dunia, karena rutinitas sehari-hari penyuguh informasi kepada khalayak ramai (publik) tersebut, selalu berhubungan dengan orang banyak, yang memiliki berbagai macam latar belakang, baik latar belakang pekerjaan, profesi dan lain sebagainya. [Noto]

    1 komentar:

    Post Top Ad

    duka

    Post Bottom Ad

    maulid kabanindo