Recent comments

  • Breaking News

    Karena Akses Jalan Terisolir, Terpaksa Warga Yang Sakit Ditandu Puluhan Kilometer

    Saat beberapa warga saling membantu membawa wqrga yang sakit dengan cara ditandu.
    PUTUSSIBAU, Uncak.com - Sangat miris, nasib yang dialami oleh Warga Desa Bahenap Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, dimana Akses infrastruktur jalan menuju Desa tersebut sangat sulit untuk dilewati oleh kendaraan khususnya roda empat, sehingga warga yang sakit terpaksa harus dibawa dengan menggunakan tandu.

    "Selama 4 jam menempuh jarak sekitar 12 kilometer dengan berjalan kaki dari Desa Bahenap menuju Desa Kensuray membawa warga yang sakit dengan menggunakan tandu," terang Selvianus Saludan, warga Benua Tengah Kecamatan Putussibau Utara yang sudah dua tahun tinggal didesa tersebut, kepada wartawan Uncak.com saat dikonfirmasi via Telpon, Minggu (11/6/17).

    Saludan menambahkan, yang menjadi kendala utama yakni akses jalannya yang belum bisa dilewati kendaraan roda empat seperti mobil, hanya bisa dilewati oleh motor saja. bukan hanya itu, dengan kondisi jalan yang rusak parah, bebatuan besar menghalangi jalan dan berbukit terjal motorpun harus sangat berhati-hati untuk melewatinya.

    Selain itu, tidak tersedianya juga akses atau fasilitas Kesehatan seperti Polindes, tetapi cuma ada satu orang Bidan saja disana. Sehingga apabila ada warga yang sakit cukup parah, tentu bidan tersebut tidak mampu menanganinya, maka harus dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit dan terpaksa ditandu untuk sampai kedesa terdekat yang sudah bisa dilewati mobil, jelasnya.

    "Keberadaan Desa ini juga secara wilayah berada dalam kawasan hutan lindung, jadi akan semakin sulit ketika akan dibangun terutama akses jalannya," ungkap Saludan.

    Lebih lanjut Saludan mengatakan, bahwa dalam dua minggu terakhir ini ia menjumpai ada dua kasus warga yang sakit dan harus ditandu untuk menuju desa terdekat dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit di Putussibau.

    "Pilihannya hanya ada dua, yang pertama dibawa dengan menggunakan Sepeda Motor, dan yang kedua ditandu ramai-ramai oleh warga secara bergantian. Namun, kedua pilihan tersebut sama-sama beresiko tinggi bagi yang sakit, jika tidak ekstra hati-hati maka yang sakit bisa tambah sakit atau semakin parah karena pasien harus mendapatkan perawatan atau pertolongan segera," jelasnya.

    Melalui Saludan, warga Desa Bahenap berharap kepada pemerintah setempat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi maupun Pusat serta para anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu untuk segera membangun Infrastrruktur jalan dan kesehatan didesa tersebut. “Harus merata, jangan sampai pemerintah memandang sebelah mata serta mengkotak-kotakkan daerahnya dalam membangunan,” harapnya.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad