Recent comments

  • Breaking News

    Imam Besar Madinah Hadiri MTQ di Polres Kapuas Hulu

    Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi, S.IK, MH, duduk berdampingan dengan Imam Besar Masjid Nabawi Madinah Syekh Hussein Jaber, dalam acara MTQ yang diselenggarakan oleh Polres Kapuas Hulu.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Imam besar Masjid Nabawi Madinah Syekh Hussein Jabber berkunjung ke Mapolres Kapuas Hulu, Kamis (31/5/2018) sore.

    Kunjungan Syekh Hussein Jabber itu untuk melihat kegiatan MTQ yang diselenggarakan oleh Polres Kapuas Hulu dalam rangka memperingati Nuzurul Qur'an dan Hari Bhayangkara Ke-72.

    Kedatangan Imam Besar Masjid Nabawi Madinah itu, didampingi Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi. S.I.K, M.H, Ketua PHBI Kapuas Hulu Zainudin. S.Ag, dan Ketua LPTQ Kapuas Hulu Drs. Hassan, M.M,SI.

    Dalam sambutannya, Kapolres Kapuas Hulu mengucapkan terimakasih kepada Syekh Hussein Jaber yang sudah mau berkunjung ke Polres Kapuas Hulu untuk melihat Kegiatan MTQ dan memberikan tausyiah kepada anggota Polres Kapuas Hulu.

    "Saat ini tugas kami semakin berat. Semoga dipermudahkan segala tugas dan kewajiban anggota Polri sehingga bisa melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat lebih baik lagi," harap Kapolres.

    Sementara itu, dalam tausyiahnya, Syeikh Hussein Jaber menyampaikan bahwa ayahnya menasehatinya, jika mau harta kenikmatan dan kebahagiaan, maka harus memegang dan membaca Qur'an.

    "Bulan suci Ramadhan adalah bulan paling suci diantara bulan-bulan yang lain, apalagi jika kita memegang Al Qur'an, maka kita akan mendapatkan berkah yang luar biasa. Berkah Al-Qur'an yang susah jadi mudah, Al-Qur'an adalah obat, siapa yang membaca Qur'an akan mendapat pahala dan yang mendengarkan bacaan Qur'an juga akan mendapat pahala," kata Syekh Husain Jaber.

    Menurut Syekh, Al-Qur'an adalah panduan hidup, barang siapa yang membaca Al-Qur'an akan mendapat pahala yang berlimpah, karena barang siapa yang membaca Al-Qur'an akan dibukakan jalan baginya, dan akan mendapatkan hidup yang bahagian sampai ke keluarga-keluarganya.

    "Pembaca Qur'an adalah sahabat Allah, Qur'an adalah patokan hidup manusia, tidak ada yang tidak bisa untuk menghafal Alquran asalkan ada niat dan kemauan," ungkap Syekh.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad

    Uncak