Recent comments

  • Breaking News

    Bursa Inovasi Desa, Pemda Kapuas Hulu Berharap Desa Mandiri

    Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir saat memberikan kata sambutan dalam acara Bursa Inovasi Desa di Rumah MABM.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH membuka langsung acara bursa inovasi desa, yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Dinas Pemberdayaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, bertempat di Rumah Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Jalan Budaya 02, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (24/10/2018).

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kapuas Hulu AKPB R Siswo Handoyo, Ketua DPRD Kapuas Hulu Rajuliansyah, Danramil Putussibau Kota, perwakilan Kejari Kapuas Hulu, dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu, serta para tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir menyatakan, inovasi desa harus sesuai pertumbuhan, maupun perkembangan zaman.

    "Untuk menuju ke sana, memang banyak kendala, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat itu sendiri," katanya.

    Diharapkannya agar acara itu dapat menjadi tonggak dalam meningkatkan desa agar berkembang dan mandiri. Selain itu, agar dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah.

    "Semoga kedepannya desa bisa menyelesaikan persoalan-persoalan batas," harapnya.

    Menurut Nasir, apabila desa maju, maka masyarakat Indonesia akan sejahtera. Sebab, dengan adanya dana dari APBN dan APBD, maka pemerintah desa bisa bekerja dengan baik. Yang tak kalah penting adalah harus bekerjasama dengan melibatkan masyarakat.

    "Program inovasi desa ini, harus selalu dilakukan evaluasi. Supaya program tersebut berjalan dengan baik, sehingga mampu mendorong perkembangan ekonomi lokal di desa itu sendiri. Jadi kita harus targetkan bagaimana desa harus mampu mandiri," tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas Hulu Alifiansyah mengatakan, pelaksanaan kegiatan bursa inovasi desa itu merupakan media belajar untuk memperoleh informasi dan pemberdayaan dalam membangun desa.

    "Tujuan pelaksanaan ini adalah untuk menginformasikan rencana kegiatan penyelenggaraan, pengelolaan pengetahuan inovasi desa, P2KTD kepada OPD terkait dan pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.

    Lebih lanjut Alifian mengatakan, untuk mendorong program kualitas yang menjadi kebutuhan masyarakat tersebut, telah menjadi komitmen Pemerintah, sehingga penggunaan dana desa, dalam peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis pemberdayaan masyarakat.

    "Kami yakin dengan kerja keras, bersama komitmen OPD, minimal untuk kedepannya ada satu desa di Kabupaten Kapuas hulu berstatus desa maju atau mandiri. Maka dari itu perlu ada kerjasama semua pihak dalam hal tersebut," ungkapnya.

    Acara itu dihadiri oleh tiga orang perwakilan desa termasuk Kepala Desa se Kabupaten Kapuas Hulu.
    [Trb/Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Computer Pro

    Post Bottom Ad

    Computer Pro