Recent comments

  • Breaking News

    Mesin Penggiling Daun Kratom Meledak, Jamiil Bersimbah Darah

    Jamiil, saat dilakukan perawatan medis di Puskesmas Jongkong. 
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Peristiwa kecelakaan kerja meledaknya mesin penggiling daun kratom (purik), terjadi di Desa Jongkong Kiri Hilir, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (7/4/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Kecelakaan kerja tersebut mengakibatkan korban atas nama Jamiil (42), warga Desa Jongkong Kiri Hulu mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya hingga bersimbah darah.

    Adapun kronologis kejadian sebagaimana rilis dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jongkong kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kapuas Hulu yang diterima uncak.com, berawal ketika para pekerja penggiling daun kratom sedang beristirahat dari aktivitas penggilingan untuk mengemas daun kratom ke dalam karung.

    Setelah dikemas, semua pekerja mengganti saringan pada mesin tepung daun kratom tersebut hingga terpasang.
    • Mesin pengiling daun kratom yang meledak. 
    Setelah saringan terpasang, korban (Jamiil) kemudian mencoba menghidupkan kembali mesin penggiling tersebut untuk melanjutkan aktivitas menggiling.

    Berselang sekitar setengah jam, tiga orang teman kerjanya beristirahat di luar gudang mesin  penggiling. Sementara korban masih berada di dekat mesin.

    Tak lama kemudian, ketiga temannya tersebut mendengar suara dentuman ledakan dari dalam gudang mesin penggiling tersebut.

    Alhasil, ketiga temannya itu pun bergegas menghampiri korban ke dalam gudang untuk melihat kondisi korban.

    Setelah ketiga rekannya masuk, dilihatnya korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.

    Melihat kondisi korban dengan luka yang cukup parah, seorang rekan korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk membantu membawa korban ke Puskesmas Jongkong.

    Sesampainya di Puskesmas, korban langsung diperiksa oleh dokter, atas luka-luka yang dialami korban.

    Namun, karena luka yang dialami korban cukup parah dan harus ditangani lebih intensif, akhirnya dokter Puskesmas tersebut memberi surat rujukan, agar korban dirawat ke RSUD Putusibau.

    Tapi sebelum dibawa ke RSUD Putussibau, dokter Puskesmas Jongkong tersebut terlebih dahulu mengkonfirmasi pihak RSUD Putussibau. Setelah dikonfirmasi, pihak RSUD Putussibau mengatakan bahwa dokter di RSUD Putussibau tidak ada di tempat. Sehingga akhirnya korban dibawa ke RSUD Pontianak dengan menggunakan ambulan Puskesmas Jongkong.

    Berdasarkan laporan tertulis Kapolsek tersebut, kondisi korban saat itu dalam keadaan sadar. Dimana korban mengalami patah dan luka robek pada bagian hidung, luka robek pada pipi bagian kiri, luka robek pada bagian dagu sebelah kanan, luka robek pada bagian perut sebelah kiri, luka robek pada bagian kaki sebelah kanan dan luka-luka pada bagian kaki dan tubuh.

    Terkait penyebab terjadinya ledakan, kemungkinan disebabkan oleh adanya alat yang pecah karena kemasukan barang  keras ke dalam mesin penggiling.

    "Ledakan terjadi diduga karena ada barang keras semacam besi yang masuk ke dalam mesin penggiling tepung daun kratom tersebut," jelas Kapolsek Jongkong dalam keterangan tertulisnya.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad