Recent comments

  • Breaking News

    7 Km Jalan dan 7 Unit Jembatan Dibangun TNI di Wilayah Perbatasan

    Dandim Putussibau beserta segenap unsur yang hadir dalam upacara pembukaan TMMD Reguler ke-106, saat meninjau lokasi sasaran pembangunan fisik pada program TMMD.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-106 tahun 2019, sepanjang 7 (tujuh) kilometer (km) badan jalan yang menghubungkan Dusun Karangan Bunut menuju Desa Menua Sadap, daerah perbatasan Indonesia - Malaysia, Kecamatan Embaloh Hulu wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dibangun TNI bersama masyarakat setempat.

    Selain membangun badan jalan, dalam program TMMD tersebut, TNI bersama masyarakat setempat juga membuat tujuh unit jembatan, dengan berbagai ukuran.

    Salah satu jembatan yang dibangun dalam program TMMD Kodim Putussibau.
    TMMD Reguler ke-106 Kodim 1206/Putussibau (Psb) di Dusun Karangan Bunut, Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat itu, telah secara resmi dibuka dengan upacara, Rabu (2/9/2019).

    Dandim 1206/Psb Letkol Inf Basyarudin, S.S, mengatakan, kegiatan TMMD tersebut, tidak hanya kepada sasaran fisik semata, melainkan juga non fisik.

    "Untuk sasaran fisik, yakni peningkatan badan jalan sepanjang 7 (tujuh) kilometer (km), dengan lebar 6 meter, dimana pengerjaannya dimulai dari Desa Menua Sadap menuju Dusun Karangan Bunut," ujar Dandim Putussibau kepada wartawan usai upacara pembukaan, di lokasi pembangunan jalan dan jembatan, yang merupakan sasaran fisik pada program TMMD tersebut, Rabu.

    Adapun pembangunan non fisik, Dandim memaparkan, di antaranya yaitu program TMMD, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan bahaya narkoba, sosialisasi larangan karhutla, materi wawasan kebangsaan, materi cinta tanah air dan penyuluhan tentang kawasan hutan lindung.

    "Terkait sasaran utama TMMD tersebut, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat di daerah menuju masyarakat yang semakin sejahtera dan mandiri serta memiliki ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi setiap hakikat ancaman," paparnya.

    Lebih lanjut Dandim mengatakan, semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka tercermin pula adanya tertib hukum dan disiplin nasional dalam kehidupan bermasyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

    Demikian pula semakin meningkatnya wawasan kebangsaan serta kesadaran bela negara, maka tercermin dalam pola dan sikap hidup setiap warga masyarakat sesuai bidang profesi dan pengabdian masing-masing.

    Juga menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong-royong dan rasa kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh, kuat serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat.

    "Tujuan yang tak kalah pentingnya dengan diselenggarakannya TMMD Reguler ke-106 Kodim 1206/Psb Tahun 2019 ini, adalah untuk membantu pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui pembangunan yang bersifat fisik maupun non fisik dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh," ungkap Dandim.

    Sementara itu, Camat Embaloh Hulu, Hermanus Jemayung, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas program TMMD Kodim 1206/Psb tersebut.

    Menurutnya, masyarakat setempat sangat terbantu dengan dibangunnya akses jalan tersebut, dimana sebelumnya masyarakat Dusun Karangan Bunut hanya dapat dilalui menggunakan jalur sungai.

    "Keterisolasian masyarakat Dusun Karangan Bunut ini menjadi perhatian serius melalui program TMMD ini. Mereka tentunya berharap agar jalan dan jembatan itu nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.

    Acara yang dibuka oleh Asisten I Setda Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh itu dihadiri pula oleh Kapolres Kapuas Hulu, beberapa Kepala OPD di lingkup Pemkab Kapuas Hulu, Danramil 05-Embaloh Hulu Kapten Inf Paryanta, Babinsa 05-Embaloh Hulu Serda Asi, Kepala desa Menua Sadap Husien, Kepala Desa Martinus, Kepala Desa Pulau Manak, Kepala Desa Benua Ujung, Kepala Desa Temao, Kepala Desa Banua Martinus, tokoh adat, tokoh masyarakat dan Temanggung Tamambaloh, serta Pateh Iban.

    Hadir pula kepala Kepolisian sektor setempat, para TNI yang terdiri dari anggota Kodim 1206/Psb, Yonif 644/Wls dan Yonzipur XII/Tanjungpura, para pelajar SMA, beberapa ormas serta para tamu undangan lainnya dari berbagai elemen. [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad