Recent comments

  • Breaking News

    Pembangunan Turap Desa Sungai Uluk Diduga Tidak Sesuai Spek Dan Terancam Gagal

    Badan jalan yang sudah mulai longsor
    Putussibau (Berita Uncak) - Pembangunan Penahan Tebing Sungai Kapuas atau Turap yang berada Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu diduga tidak sesuai spek dan terancam gagal.

    "Dari hasil investigasi kita dilapangan diduga banyak kejanggalan diluar dari spek pengerjaannya sehingga terancam gagal," ungkap Feryderikus Fery,S.P Ketua LSM Taras Benua Kabupaten Kapuas Hulu kepada media ini, Rabu (8/6/2016).

    Dijelaskan Fery bahwa nama pekerjaan tersebut adalah Perkuatan Tebing Sungai Kapuas yang berlokasi di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Murni tahun 2016, dengan jumlah pagu dana atau biaya sebesar Rp9.349.042.000 (Sembilan milyar tiga ratus empat puluh sembilan juta empat puluh dua ribu rupiah), dengan nomor kontrak (03/HK.02.03/SNVT-PJSA.KI/PPK.02/2016). "Kami menilai pekerjaan tersebut tidak sesuai spek dan tidak ada progres, sehingga diduga akan terancam gagal," ucapnya.

    Kita ketahui bahwa tanggal kontrak tertanggal 01 Januari 2016 dengan waktu pelaksanaan 210 (Dua Ratus Sepuluh) hari kalender. Maka, sampai saat ini pelaksanaan pekerjaan belum terlihat dengan maksimal, padahal masa kontrak kerja tinggal kurang lebih 60 hari lagi, tambah Syarifuddin Ketua LSM LPPRN RI Kabupaten Kapuas Hulu, yang tergabung dalam tim investigasi ini.

    "Jangan sampai pelaksana PT. KREASINDO PUTRA BANGSA yang beralamat di Jalan Akcaya II Nomor 20 Sintang, selalu bersembunyi dan berdalih karena faktor bencana alam atau cuaca yang tidak mendukung," kata Cai, akrab sapaannya.

    Masyarakat juga sangat mengharapkan sekali pekerjaan ini segera selesai. Karena jalan tersebut merupakan salah satu akses transportasi darat bagi masyarakat pesisir sungai kapuas dari Kecamatan Embaloh Hilir, Bika, Manday serta daerah sekitarnya untuk menuju ke pusat Kabupaten Kota Putussibau dan Kedamin. "Karena kalau kami lihat longsor tebing tersebut semakin hari semakin dekat ke jalan, bahkan sudah ada yang kena badan jalan," ucapnya.

    Kami sangat mengharapkan kepada pihak kontraktor agar bisa segera melaksanakan pekerjaan ini sesuai dengan kontrak yang sudah ada. Juga kepada pihak instansi atau dinas terkait agar melakukan pengawasannya dan memberi sanksi tegas ketika proyek tersebut tidak sesuai. "Dan kami yang tergabung dalam tim ini akan memantau terus pelaksanaan proyek ini sampai selesai," tegas Cai. (Amrin)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad