Recent comments

  • Breaking News

    Bupati Nasir Buka Tebar OMK Keuskupan Sintang di Putussibau

    Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, saat membuka Tebar OMK se-Uskupan Sintang di Kabupaten Kapuas Hulu.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir membuka secara resmi acara temu akbar (tebar) Orang Muda Katolik (OMK) se-Keuskupan Sintang di Kabupaten Kapuas Hulu.

    Acara itu berlangsung di Gedung Volly Indoor Putussibau yang diselenggarakan selama 4 (empat) hari, dimulai 19 hingga 22 Juni 2018.

    Hadir dalam acara itu, Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Uskup Keuskupan Sintang Monsinyur Samuel Oton Sidin, OFM, Cap, Ketua Komisi Kepemudaan KWI Monsinyur Pius Priadi Riana, dan Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Sintang.

    Selain itu, hadir pula para Pastor se Keuskupan Sintang berjumlah 50 orang, Ketua Panitia beserta seluruh anggota panitia temu akbar OMK Keuskupan Sintang, dan peserta OMK se Keuskupan Sintang dari 36 Paroki sebanyak 1. 080 orang peserta yang terdiri dari 3 (tiga) Kabupaten yakni Sintang, Nelawi dan Kapuas Hulu, serta para tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir menyatakan, orang muda harus punya peran dan pengaruh positif dalam seluruh segi kehidupan. Dimana harus menjadi generasi yang cerdas dan bijak dalam berbagai bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan.

    "Semua itu tentunya harus seimbang dengan hidup keagamaan yang kuat dan moralitas yang baik. Sebab orang muda juga harus mampu berpikir jernih, berhati bersih, berakhlak mulia, dan bertindak bijak," ujarnya.

    Menurut Nasir, dalam dunia modern atau yang disebut juga dengan dunia milenial saat ini, banyak generasi muda yang jatuh dalam kesesatan dan kehancuran, baik bagi dirinya sendiri, maupun bagi masa depannya, dikarenakan belum mampu dan belum siap menghadapi perkembangannya yang berbagai macam pengaruh.

    "Banyak orang muda kita terbawa arus perkembangan zaman midern. Dimana orang muda mudah terpengaruh dan tidak mampu menyaring apa yang baik dan berguna untuk dirinya dan masa depannya," ungkapnya.

    Dikatakan Nasir, kenyataan itu dapat dilihat, baik secara terang-terangan, maupun secara tersembunyi.

    "Orang muda banyak mengkonsumsi narkoba, masuk dalam pergaulan bebas, minuman keras, menyebar isu SARA, ujaran kebencian, pelaku hoax, pelaku kekerasan seperti begal, pemerkosaan, tawuran, perampok, dan teroris," kata Nasir.

    Nasir berharap kepada Orang Muda Katolik di wilayah Keuskupan Sintang, agar mewujudkan semangat hidup menggereja, dan berelasi dengan saudara-saudara yang non Katolik terutama dalam menyikapi perkembangan zaman yang semakin modern saat ini.  [Noto]

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Computer Pro

    Post Bottom Ad

    Computer Pro