Recent comments

  • Breaking News

    Seluruh Guru dan Staf SMAN 1 Putussibau Bersihkan Lingkungan Sekolah yang Terdampak Banjir

    Para guru dan Staf SMANSA Putussibau, saat membersihkan lingkungan sekolah, yang terdampak banjir besar, yang melanda Putussibau dan sekitarnya beberapa hari lalu.
    KAPUAS HULU, Uncak.com - Banjir hebat yang terjadi beberapa hari lalu, yang melanda Kota Putussibau dan sekitarnya menyisakan banyak cerita, terutama cerita pilu. Karena tidak sedikit harta benda yang hanyut dan terendam sehingga mengalami kerusakan.

    Tak hanya berdampak pada kerugian materi, bencana banjir yang terjadi pada 14 - 16 September 2020 itu merupakan banjir yang volume airnya tertinggi dalam sejarah banjir di wilayah Putussibau Utara dan Selatan. Sehingga dampaknya juga menyisakan sampah yang berserakan di mana-mana, tak terkecuali di SMA Negeri 1 Putussibau.
    Untuk membersihkan sampah yang berserakan tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Putussibau, Mochamad Djusanuddin, mengerahkan seluruh guru dan staf untuk bergotong-royong membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah dari sampah-sampah sisa banjir serta mengamankan sisa berkas yang masih bisa diselamatkan, Jumat (18/9).
    Dikatakan Djusanudin, wabah ganda yang dihadapi, yakni Covid-19 dan banjir parah telah melanda Kota Putussibau. Oleh sebab itu, sulit untuk melibatkan siswa secara langsung untuk membantu membersikan sekolah. Karena, selama ini pun siswa belajar dengan media daring (dalam jaringan). Sehingga pihak sekolah pun mengarahkan agar guru langsung yang turun bergotong-royong untuk membersihkan sekolah.

    "Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan keikhlasan bapak dan ibu guru beserta staf SMA Negeri 1 Putussibau yang telah tanpa pamrih bergotong-royong membersihkan sekolah. Semoga apa yang telah kita lakukan bersama ini menjadi pahala dan keberkahan kita semua," ucap Djusanudin.
    Sementara itu, Waka Sarana dan Prasarana SMANSA Putussibau, Suryati, S.Pd, mengatakan, meski banjir besar tersebut telah menyebabkan sampah yang berserakan di lingkungan SMA Negeri 1 Putussibau, namun seluruh buku-buku pelajaran dan berkas guru semuanya aman, dimana tidak ada yang basah, karena bangunan SMA Negeri 1 Putussibau tidak tergenang banjir.

    "Kecuali Perpustakaan, Lab Fisika dan Lab Kimia, namun semua barang di ruangan pun sudah diamankan oleh petugas sekolah," ungkap Suryati.

    Penulis: Jurnalisme SMANSA (Fajar Bahari)
    Editor  : Noto

    1 komentar:

    Post Top Ad

    maulid

    Post Bottom Ad

    kabanindo