Recent comments

  • Breaking News

    Ramalan Peristiwa Mengerikan Tahun 2016

    (uncak.com) - Seorang cenayang asal Bulgaria yang bernama Baba Vanga pernah memberikan petunjuk mengenai sejumlah peristiwa besar yang terjadi di berbagai belahan dunia. Ternyata sejumlah ramalannya terbukti benar. Bahkan, para pengikutnya yakin bahwa ramalan perempuan yang meninggal pada 11 Agustus 1996 ini memiliki tingkat akurasi hingga 85 %.
    Sebut saja ketika ia memberikan petunjuk mengenai akan terjadinya serangan 9/11 terhadap gedung World Trade Center (WTC). Saat itu, dirinya mengatakan bahwa Amerika akan jatuh akibat serangan burung besi. "Horor ! Horor ! Amerika akan jatuh setelah serangan burung besi," demikian ucapannya pada tahun 1989.

    Ia juga pernah memberi petunjuk datangnya gempa dan tsunami yang menghantam Aceh pada 2004 silam. Vanga memberikan petunjuk pada tahun 1950-an dimana saat itu ia mengatakan bahwa akan ada ombak sangat besar yang menghantam wilayah yang sangat luas hingga menenggalamkan manusia dan perkotaan.

    Adapun sebelum kematiannya, Vanga sempat mengatakan bahwa akan ada bocah berusia 10 tahun di Perancis yang mewarisi kemampuanya. Bocah ini kemudian akan dikenal banyak orang.

    Vanga juga sempat meramalkan akan hadirnya seorang presiden AS ke-44 yang berasal dari kulit hitam. Barack Obama, menurutnya akan menjadi presiden terakhir yang berasal dari kulit hitam. Selain itu, beberapa ramalan lainnya antara lain pecahnya Uni Soviet, bencana nuklir Chernobyl serta kematian Stalin.

    Lantas apa yang ia ramalkan Oleh Cenayang Tunanetra di tahun 2016 ini?

    Menurut dia, akan ada serangan dari kelompok ekstrim terhadap Eropa. Bahkan, mereka akan memicu lahirnya senjata biologis yang diarahkan kepada orang-orang di Eropa.

    Selain keakuratannya dalam meramal, Vanga juga ternyata sempat keliru ketika meramalkan babak final piala dunia tahun 1994. Saat itu ia mengatakan bahwa laga final akan mempertandingkan dua tim yang berawalan huruf B. Faktanya laga final mempertemukan antara Brasil dan Italia.

    Orang-orang dekatnya membela bahwa Vanga sebenarnya tak pernah meramal. Menurut mereka, kisah yang banyak tersebar itu terlalu dilebih-lebihkan dan tidak sesuai kenyataan. Bahkan beberapa diantaranya cenderung melecehkan sosok Vanga. Namun tetap, sosoknya begitu menarik perhatian para peminat ramalan-ramalan.

    Bahkan kisahnya juga diangkat dalam sebuah film dokumenter berjudul The Visible and Invisible World. Serta hadir dalam serial televisi di Rusia pada tahun 2013 lalu. (TRIBUNJOGJA.COM)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Uncak

    Post Bottom Ad